Posts

Showing posts from April 2, 2006

Post-Marxist Society ?

“POST-MARXIST SOCIETY”: mungkinkah berkembang di Indonesia ?Post-Marxisme sebagai sebuah pemikiran telah menjadi gerakan intelektual menyusul kemenangan praksis dan pemikiran neo-liberalisme serta memudarnya semangat reformasi di kalangan pekerja. Ruang politik publik yang ditinggalkan oleh kaum reformis kiri kini telah diambil alih oleh politisi dan ideolog kapitalis, teknokrat serta kelompok agamawan fundamentalis dan tradisional (setidaknya aliran Pantekosta dan “pemerintahan” Vatikan). Padahal di masa lalu ruangan ini diisi oleh kaum sosialis, nasionalis, politisi kerakyatan dan aktivis gereja yang berafiliasi pada ajaran teologi pembebasan. Ruang kosong yang tadinya diisi oleh kaum kiri radikal kini diganti oleh intelektual politik atau setidaknya oleh perserikatan-perserikatan publik modern, misalnya serikat buruh, kelompok miskin kota.Situasi perubahan hegemoni ideologi dari kiri radikal menjadi kiri tengah yang cenderung pragmatis ini tidak bisa dilepaskan oleh perkembangan si…

The Indonesian Killings 1965-1966

The Indonesian Killings 1965-1966:
Studies from Java and Bali Robert Cribb (editor) Centre of Southeast Asian Studies, Monash University 1990 A book review by Danny Yee - © 1993 http://dannyreviews.com/ One of history's biggest massacres ever took place in Indonesia in 1965/66, when around half a million people were killed in the suppression of the Communist Party of Indonesia (PKI). The Indonesian Killings is not a formal history of that event, but a fairly eclectic collection of writings on to the subject, both academic analyses and first hand accounts. Since no systematic account of the killings has been written, however, this volume is a good starting point for anyone interested in one of the most important events in modern Indonesian history.

Kaca Ajaib dan Civil Society

KACA AJAIB DAN CIVIL SOCIETY:opini visi media televisi komunitas dalam konteks otonomi daerah di IndonesiaPENGANTARSalah satu produk modernitas dalam bidang komunikasi adalah perkembangan kaca ajaib yang bisa bersuara dan bergambar, yang kemudian disebut televisi. Televisi dalam konteks perkembangan teknologi komunikasi terbukti memikat manusia dengan gambar dan suara yang dihasilkannya. Produk imaji atau citra yang direkayasa ternyata membentuk perubahan persepsi manusia terhadap kenyataan itu sendiri. Dalam televisi, persepsi bisa dibentuk dan dicipta sesuai dengan pola gambaran dan persepsi yang ditawarkan oleh para produsen siaran televisi. Itulah sebabnya, dalam perkembangan media, televisi memberikan kontribusi dramatis terhadap pola komunikasi manusia.
Tidak terlepas dari terpaan perkembangan teknologi komunikasi global, perkembangan sosial politik di Indonesia tidak bisa memisahkan diri dari pengaruh televisi. Berbagai perubahan sosial yang dialami oleh masyarakat Indonesia tid…

Teknologi, Media dan Globalisasi (konteks Indonesia)

TEKNOLOGI, MEDIA DAN GLOBALISASIPENGANTARSekarang ini sedang terjadi revolusi yang luar biasa menarik, mencengangkan dan sekaligus menantang bagi manusia.Revolusi ini menarik karena revolusi ini membawa perubahan terhadap pola dan struktur proses komunikasi manusia. Revolusi ini juga mencengangkan karena dari revolusi tumbuh dan berkembang teknologi informasi manusia yang pada akhirnya mampu untuk melampaui batasan ruang dan waktu. Revolusi ini juga menantang karena revolusi ini juga membawa pengaruh “tidak sehat” terhadap manusia yang gagap dan rakus “gelojoh” terhadap pola-pola kemudahan teknis yang ditawarkan oleh revolusi ini.Ada revolusi yang sedang berlangsung dan dialami oleh umat manusia. Revolusi tersebut disebut dengan revolusi komunikasi. Revolusi komunikasi ini mengikuti jejak langkah revolusi sebelumnya, yaitu revolusi pertanian (revolusi paradigma nomadik ke arah hidup menetap), revolusi Perancis (revolusi paradigma sosial politik) dan revolusi industri (revolusi mekanik…