Posts

Showing posts from 2014

Demokratisasi Media Penyiaran dan Kepentingan dalam Regulasi Media

This research is a study that can reveal the relation between triangle relation between the market, the public and the state as a unitary three principal in the development and regulation of media democratization in Indonesia. Thus this study will answer; the first-coil forms a dynamic process of social democratization in the world of broadcasting and relations interests of the state, public and broadcasting industry in a mediated communication systems in Indonesia. This research use critical paradigm and critical hermeneutics research method over the text of the Broadcasting Act No. 32 of 2002 and compared with a revised broadcasting law that is now being debated by Parliament. This study found that the spirit of the democratization of media, the public and the mainstream society as the main subject and the broadcast media activity guarantee rational constitutional values ​​remain a major concern in the whole formula revision of Law No. 32 of 2002. And this is the main concern of ma…

Teater yang tidak hanya seksi tapi juga sekaligus Politis

Sekilas dari AG. Eka Wenats Wuryanta

Oleh beberapa orang, pernah dinyatakan bahwa ketika kita sedang berteater maka sebenarnya kita sedang berpolitik. 
Ada orang lain menyatakan bahwa berteater adalah berkegiatan untuk berideologi. Dan memang pementasan teater Kafha Paramadina tanggal 6-7 Mei 2014 yang menampilkan drama saduran dari buku Novriantoni Kahar yang bertajuk “Imaji Cinta Halima” tepat sekali ditafsirkan sebagai berteater dan berpolitik. Bukan tanpa alasan hal di atas disebut dan dinyatakan secara tegas. Siapa yang bisa menampik bahwa berteater adalah berpolitik, lebih tepat sebagai politik bahasa. 
Ketika bahwa dalam buku puisi essay disadur dan digelar kembali menjadi sebuah drama maka kata bertransformasi tidak hanya dipahami dalam level kognisi saja tapi masuk pada relung emosi dan tindakan. Bahasa tidak hanya dipahami sebagai rentetan huruf saja tapi sudah berubah menjadi mantera sastra dan letupan emosi yang membuncah dan terlihat dalam mimik muka, gesture dan ger…